Enter your keyword

Konsultan Manajemen Bisnis

Jasa Konsultan Bisnis Aryasentra Conulting

Layanan  Aryasentra Consulting dalam bidang Manajemen Bisnis

Dengan dukungan Tenaga Ahli yang Handal, Profesional serta berpengalaman diberbagai bidang, Aryasentra siap membantu dalam pembenahan sistem manajemen Organisasi dan pengembangan Bisnis, dengan mengunakan metode bimbingan/pendampingan dan konsultasi mulai dari Analisa, Pembenahan, Development Sistem, Pengembangan dan Audit. Layanan kami dalam bidang Manajemen Bisnis diantaranya :

Strategi Organisasi

Kami menyediakan berbagai layanan yang bertujuan untuk mengevaluasi dan mendukung strategi organisasi. Untuk tujuan ini kami berkomitmen memberikan layanan terbaik dengan menyediakan tenaga ahli yang Profesional dan berpengalaman di berbagai bidang untuk membantu organisasi sepenuhnya dalam mencapai target dan sasaran yang diinginkan. Kami siap membantu semua organisasi untuk membuat perubahan yang berarti dalam menyusun strategi organisasi. Tenaga Ahli kami bekerja berdampingan dengan klien pada perencanaan strategis dalam mengubah pola pikir organisasi dan mendorong transformasi organisasi.

Metode Aryasentra Consulting

Dalam membantu menyusun strategi bisnis, metode yang kami lakukan adalah dengan melakukan diagnostik, desain solusi, perencanaan, dan implementasi. Metode-metode kami tersebut biasanya dimulai dengan analisis menyeluruh tentang operasi saat ini dan metrik kinerja dan beralih ke identifikasi peluang internal dan eksternal, menemukan cara untuk beradaptasi dengan lingkungan pasar yang berubah dengan cepat, menetapkan tujuan dan prioritas, mengembangkan rencana bisnis dan mendukung dalam proses implementasi .

Tata kelola, Risiko dan Kepatuhan

Layanan kami dalam Tata Kelola, Risiko dan Kepatuhan mengacu pada strategi terkoordinasi organisasi untuk mengelola isu-isu luas tata kelola organisasi, manajemen risiko dan kepatuhan Organisasi terkait dengan persyaratan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Definisi Tata Kelola, Risiko dan Kepatuhan

  1. Tata Kelola – Manajemen Organisasi yang etis dan efektif oleh level eksekutif dan manajerialnya.
  2. Risiko – Kemampuan untuk secara efektif dan efisien mengurangi risiko yang dapat menghambat operasi organisasi atau kemampuan untuk tetap kompetitif di pasarnya.
  3. Kepatuhan – Kesesuaian organisasi dengan persyaratan peraturan untuk operasi bisnis, penyimpanan data, dan praktik bisnis lainnya

Definisi Tata Kelola, Risiko dan Kepatuhan sebagai “sistem orang, proses, dan teknologi yang memungkinkan suatu organisasi untuk:

– Memahami dan memprioritaskan harapan pemangku kepentingan.
– Tetapkan tujuan bisnis yang sesuai dengan nilai dan risiko.
– Mencapai tujuan sambil mengoptimalkan profil risiko dan melindungi nilai.
– Beroperasi dalam batas-batas hukum, kontrak, internal, sosial, dan etis.
– Pengukuran Kinerja dan Efektifitas sistem

Business Process Reengineering

Selanjutnya strategi dari jasa konsultan bisnis Aryasentra Consulting adalah  Business Process Reengineering. Dikenal termasuk dengan makna Business Process Redesign (Perancangan Ulang Proses Bisnis), Business Transformation, atau Business Process Change Management. Business Process Reengineering (BPR) dimulai sebagai tehnik sektor khusus untuk membantu organisasi secara fundamental membayangkan ulang bagaimana mereka mengerjakan bisnis yang mampu meningkatkan jasa kepada pelanggan, memotong biaya operasional dan jadi kompetitor kelas dunia. Kunci utama didalam perancangan ulang adalah pengembangan sistem informasi dan jaringan. Organisasi-organisasi besar makin lama banyak gunakan teknologi ini untuk lebih membantu sistem bisnis yang inovatif dibanding melakukan perbaikan metode kerja pada waktu yang sama.

BPR meliputi kesimpulan dan perancangan alir kerja (workflow) dan proses-proses didalam sebuah organisasi. Berdasarkan Daven ports (1990), sistem bisnis adalah sekelompok tugas-tugas yang saling terjalin secara logis, dilakukan untuk meraih sebuah hasil bisnis yang jelas.

Re-engineering (“rekayasa ulang”) adalah dasar dari perkembangan-perkembangan manajemen yang keluar belakangan ini. Tim lintas-fungsional (Cross-functional team), contohnya, telah banyak dikenal dikarenakan perannya didalam perancangan ulang tugas-tugas fungsional yang terpisah jadi proses-proses lintas-fungsional yang lengkap.

Dalam kerangka kerja untuk penaksiran dasar pada misi dan tujuan, perancangan ulang memfokuskan kepada sistem bisnis organisasi – langkah-langkah dan prosedur yang mengendalikan bagaimana sumber energi digunakan untuk mengolah barang dan jasa yang mencukupi keperluan pelanggan dan pasar yang khusus. Proses bisnis mampu disusun ulang jadi aktivitas-aktivitas spesifik, diukur, dimodelkan dan diperbaiki. Dapat pula dirancang ulang secara keseluruhan atau dieliminasi sekaligus. Perancangan ulang mengidentifikasikan, menganalisa, dan merancang ulang sistem inti bisnis organisasi dengan obyek untuk meraih hasil maksimal didalam ukuran kinerja kronis seperti biaya, kualitas, jasa dan kecepatan.

Perancangan ulang membagi-bagi sistem bisnis jadi sub-sub sistem dan tugas yang dilakukan oleh sebagian daerah fungsional terspesialisasi didalam organisasi. Seringkali tidak seorang pun yang bertanggung jawab atas kinerja keseluruhan proses. Perancangan ulang memaksimalkan kinerja subproses yang dapat menghasilkan sebagian keuntungan, namun tidak menjanjikan peningkatan yang dramatis kecuali prosesnya sendiri tidak efisien dan tertinggal.

Untuk alasan itu, perancangan ulang memfokuskan pada merancang ulang sistem secara keseluruhan untuk meraih keuntungan maksimal bagi organisasi dan pelanggan. Hal ini tidak serupa dengan sistem yang memfokuskan pada peningkatan fungsional atau incremental saja. Tentunya strategi ini banyak di terapkan olh para jasa konsultan bisnis lainnya demi membuat bisnis perusahaan dari kliennya semakin tumbuh dan baik.

Organisasi Development

Organizational Development (OD) adalah suatu kerangka kerja yang disusun untuk proses perubahan yang mampu mengundang efek positif di inginkan kepada seluruh stakeholder dan lingkungan. Riggio (2003: 424) mengatakan bahwa pengembangan organisasi adalah suatu filosofi lazim tentang pembawaan organisasi moderen serta telaten yang mempelajari cara-cara untuk menopang organisasi menjadi lebih efektif. Menurut Frech (1969), pengembangan organisasi adalah usaha jangka panjang untuk memperbaiki kemampuan penyelesaian masalah organisasi dan kemampuan untuk menangani perubahan di lingkungan eksternalnya bersama bantuan para ahli ilmu prilaku baik berasal dari eksternal maupun internal, atau agen perubahan.

Tujuan OD adalah untuk meningkatkan kapasitas organisasi untuk menangani manfaat internal dan eksternal dan hubungan. Ini akan mencakup hal-hal seperti meningkatkan interpersonal dan kelompok, lebih komunikasi yang efektif, meningkatkan kemampuan untuk menangani masalah organisasi dari seluruh jenis, pengambilan keputusan yang efektif, model kepemimpinan yang lebih tepat, meningkatkan keterampilan di dalam menangani konflik destruktif, dan tingkat keyakinan yang lebih tinggi dan kerjasama antar anggota organisasi. Tujuan-tujuan ini berasal dari proses nilai berdasarkan pandangan optimis pembawaan manusia bahwa manusia di dalam lingkungan yang menopang mampu capai tingkat yang lebih tinggi di dalam pembangunan dan prestasi.

Kepuasan Pelanggan

Kepuasan pelanggan adalah istilah yang menggambarkan tingkat kepuasan yang dialami pelanggan ketika mengkonsumsi/menggunakan produk/jasa yang dikeluarkan oleh produsen.

Hendi Irawan dalam bukunya Indonesia Customer Satisfaction Index, bahwa CS ditentukan oleh 5 hal, yakni

1. kualitas produk
2. jasa pelayanan
3. faktor emosional
4. harga dan biaya
5. kemudahan mendapatkannya

James G. Barnes dalam buku Secret of Customer Relationship Management menulis pula 5 pemicu kepuasan pelanggan:

  1. Produk atau jasa inti
  2. Sistem dan Pelayanan pendukung
  3. Performa teknis
  4. Elemen-elemen interaksi dengan pelanggan
  5. Elemen emosional (dimensi afektif pelayanan)

Susan Fournier dan David Glen Mick baru-baru ini menggambarkan lima kesimpulan penting tentang kepuasan pelanggan:

  1. Kepuasan pelanggan adalah suatu proses yang aktif dan dinamis
  2. Kepuasan pelanggan seringkali memiliki dimensi sosial yang kuat
  3. Makna (value) dan emosi adalah komponen integral dari kepuasan
  4. Proses kepuasan tergantung pada konteks -maksudnya pelanggan dapat menggunakan kata “tergantung” dalam menjawab- meliputi berbagai paradigma, model dan mode
  5. Kepuasan produk selalu berkaitan dengan kepuasan dan kualitas hidup itu sendiri

Kepuasan pelanggan adalah sesuatu hal yang menyebabkan seorang pelanggan kembali dan kembali lagi kepada perusahaan yang telah bertransaksi dengan mereka sebelumnya.

Sumber:

  1. Hendi Irawan, Indonesia Customer Satisfaction Index 2004, Frontier, 2004
  2. Susan fournier dan David Glen Mick, Rediscovering Satisfaction, “Journal of Marketing” (Oktober 1999):5-23

Manajemen Operasional

Manajemen operasional adalah suatu bisnis pengelolaan secara maksimal penggunan semua segi memproduksi yang tersedia baik itu tenaga kerja (SDM), mesin, peralatan, raw material (bahan mentah) dan segi memproduksi yang lainnya di dalam sistem tranformasi untuk menjadi berbagai macam produk barang atau jasa.

Apa yang mampu ditunaikan oleh manajer operasi serta orientasi manajer operasional ?

Yang mampu ditunaikan oleh manajemen operasi adalah lakukan semua manfaat dari sistem manajemen : planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), pembentukan staff, kepemimpinan serta pengendalian.

Orientasi manajer operasional adalah mengarahkan hasil output di dalam kuantitas, kwalitas, harga, kala serta area khusus yang cocok bersama dengan keinginan user atau konsumen.

Manajemen Perubahan (Change Management)

Manajemen perubahan (change management) adalah suatu pendekatan untuk mengubah individu, tim, dan organisasi kepada kondisi jaman depan yang di idamkan

Total Quality Manajemen

TQM atau Total Quality Management (Bahasa Indonesia: manajemen mutu total) adalah strategi manajemen yang dimaksudkan untuk menanamkan kesadaran mutu terhadap seluruh sistem dalam organisasi. Sesuai bersama definisi dari ISO, TQM adalah “suatu pendekatan manajemen untuk suatu organisasi yang terpusat terhadap kualitas, berdasarkan partisipasi seluruh anggotanya dan punya tujuan untuk kesuksesan jangka panjang lewat kepuasan pelanggan dan juga berikan keuntungan untuk seluruh bagian dalam organisasi dan juga masyarakat.”

Filosofi dasar dari TQM adalah “sebagai pengaruh dari kepuasan konsumen, sebuah organisasi dapat mengalami kesuksesan.”

Kendaraan yang digunakan dalam TQM:

  • Manajemen Harian
  • Manajemen Kebijakan
  • Manajemen Cross-functional
  • Gugus Kendali Mutu

TQM telah digunakan secara luas dalam manufaktur, pendidikan, pemerintahan, dan industri jasa, bahkan program-program luar angkasa dan ilmu pengetahuan NASA.

Untuk Informasi dan Konsultasi Hubungi kami di :

Tel : 021-2930 5166 (Hunting)
Whatsapp: 0812 9311 1959 
Email: aryasentraconsulting@gmail.com

Aryasentra Update

Manajemen Produktivitas / Productivity Management

Manajemen Produktivitas ( Productivity Management ) Kualitas sumber daya manusia sangat menentukan tingkat efisiensi dalam sebuh perusahaan. SDM yang professional yang menciptakan nilai tambah baru dan mampu menjawab tantangan adalah sumber daya ideal yang dibutuhkan oleh perusahaan. Sumber daya manusia memegang peranan yang utama dalam proses peningkatan produktivitas, produktivitas dapat dinyatakan dalam ukuran fisik (physical […]

Sistem Penggajian

DESAIN & PENGEMBANGAN STRUKTUR PENGGAJIAN Saat ini persaingan bisnis semakin ketat, seperti kondisi ekonomi yang tidak menentu, persaingan penguasaan sumberdaya, tuntutan kebutuhan pasar, perubahan kondisi lingkungan dan sebagainya. Untuk menghadapinya diperlukan suatu strategi untuk memenangkan persaingan tersebut. Kunci utamanya ada pada SDM. Perusahaan/organisasi harus mempu menarik, memotivasi dan mempertahankan para talent untuk tetap bergabung dalam […]

Inventarisasi Aset

Inventarisasi Aset

Pentingnya Inventarisasi Aset Aset adalah kekayaan yang berbentuk barang atau benda yang terdiri dari benda tidak bergerak dan benda bergerak baik yang berwujud maupun tidak berwujud yang dalam organisasi / perusahaan tercakup dalam aktiva/kekayaan organisasi /perusahaan. Memiliki manajemen aset yang baik tentu akan memudahkan suatu organisasi dalam mengelola dan mengotimalisasi semua aset yang dimiliki. Itu […]

Aset Manajemen

Aset Manajemen Aset merupakan sebuah kekayaan yang berbentuk barang atau benda yang terdiri dari benda tidak bergerak dan benda bergerak baik yang berwujud maupun tidak berwujud yang tercakup dalam aktiva/kekayaan perusahaan. Manajemen Aset sangat dibutuhkan oleh sebuah organisasi karena dengan adanya manajemen aset yang baik sebuah organisasi dapat memantau, menghitung aset-aset yang dimiliki sehingga dapat […]

Kriteria Penilaian Kinerja Unggul – KPKU

sekilas tentang Kriteria Penilaian Kinerja Unggul ( KPKU ) Membangun budaya kerja serta meningkatkan kinerja  yang unggul adalah tuntutan bagi tiap perusahaan terutama perusahaan / badan usaha milik negara dalam menghadapi persaingan yang ketat dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN ( MEA ).  Dilatarbelakangi hal ini  Kementerian BUMN memutuskan untuk  membangun dan mengimplementasikan sistem pengelolaan dan […]

Konsultan Bisnis

Konsultan Bisnis

Konsultan Bisnis berperan dalam pembenahan & pengembangan Bisnis. Memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dimana banyak perusahaan asing yang memiliki capital market yang besar masuk di republik ini tentu akan menjadi pesaing yang berat bagi perusahaan yang tidak berlandaskan atau tidak memiliki sebuah konsep, strategi yang jelas serta sistem manajemen yang baik, oleh karnanya jika […]

Konsultan Bisnis Peraih The Best Improvement Business Consulting Company of The Year

Aryasentra Consulting meraih Penghargaan ” The Best Improvement Business Consulting Company of The Year “ Memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dimana banyak perusahaan asing yang memiliki capital market yang besar masuk di republik ini tentu akan menjadi pesaing yang berat bagi perusahaan yang tidak berlandaskan atau tidak memiliki sebuah konsep, strategi yang jelas serta […]

Rencana Jangka Panjang Perusahaan – RJPP

Rencana Jangka Panjang Perusahaan – RJPP Rencana Jangka Panjang Perusahaan ( RJPP ) Merupakan rencana strategis perusahaan yang bersifat menyeluruh , memberikan rumusan analisa teknis, akurat dan tepat bagaimana perusahaan akan di arahkan dan bagaimana semua sumberdaya yang di miliki dapat dialokasikan untuk mencapai tujuan selama jangka waktu tertentu dan di sesuaikan dengan kondisi faktor […]

Perencanaan Tenaga Kerja

Setiap Perusahaan/ organisasi pasti mempunyai tujuan, visi dan misi organisasi, dan dalam pengelolaan sistem manajemennya tak bisa dilepaskan dari peran sumber daya manusia  yang dimiliki dalam mencapai target yang ditetapkan. Ketersediaan Sumber Daya Manusia yang handal sesuai dengan kopetensi merupakan kunci sukses perusahaan/organisasi dalam pencapaian target, karna SDM merupakan bagian pokok terpenting dari sebuah organisasi. […]

Butuh Bantuan?

Konsultasikan Dengan Para Consultant Proffesional Kami
di Telp / Whatsapp