Enter your keyword

MEMBANGUN BUDAYA KERJA DALAM ORGANISASI

MEMBANGUN BUDAYA KERJA DALAM ORGANISASI

Tentang Budaya Kerja Organisasi

Budaya KerjaDalam sebuah organisasi / perusahaan, adanya Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi sangat penting dalam mewujudkan sistem Organisasi /perusahaan untuk mencapai tujuannya.

Keberadaan SDM menjadi faktor yang tidak terlepaskan dari adanya organisasi / perusahaan. Pada prosesnya membangun sistem Organisasi / perusahaan dengan adanya SDM yang sesuai, tentu perlu perencanaan dan manajemen yang tepat.

Salah satunya adalah dengan membangun budaya kerja. Budaya Kerja yang dibangun dan diterapkan dengan baik akan menjadi salah satu faktor yang akan memastikan bagaimana perusahaan mampu mencapai tujuannya.

Pentingnya Budaya Kerja dalam organisasi / perusahaan

Pengertian Budaya Kerja Organisasi.

Budaya kerja organisasi adalah suatu sistem yang telah diterima secara bersama-sama dan mampu menciptakan pemahaman yang sama diantara para pegawai mengenai bagaimana sebenarnya organisasi itu dan bagaimana anggota harus berperilaku.

Budaya Kerja dalam organisasi / perusahaan akan lahir dan tumbuh karna diciptakan dan dikembangkan oleh para pegawai yang bekerja dalam organisasi / perusahaan itu sendiri, dan diterima sebagai nilai-nilai yang harus dipertahankan dan diturunkan kepada setiap pegawai baru. Budaya kerja dalam organisasi akan menumbuhkan identitas diri setiap pegawainya, dan keterikatan terhadap organisasi/ perusahaan tersebut, karena kesamaan nilai yang tertanam akan memudahkan setiap pegawai untuk saling memahami satu dengan yang lainnya.

Dengan dasar suatu pandangan hidup sebagai nilai-nilai yang menjadi sifat maupun kebiasaan dalam suatu kelompok. Hal tersebut dapat tercerminkan dalam perilaku dan tindakan yang terwujud melalui kinerja suatu organisasi.

Instrumen Budaya kerja Organisasi

Dalam menilai dan mengukur Budaya Kerja, Profesor Robert Quinn dan Kim Cameron mengembangkan sebuah Instrumen yang diberi nama Organisasi Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI).

Instrumen ini digunakan untuk memberi penilaian terhadap budaya perusahan saat ini dan memetakan keinginan perubahan organisasi melalui budaya organisasi.

Instrumen ini mampu melihat kesenjangan antara budaya yang sebenarnya akan dituju oleh perusahaan dengan budaya yang saat ini diyakini. Melalui memetakan kesenjangan ini, maka dapat dilakukan upaya yang sistematis untuk melakukan perubahan sehingga kesenjangan ini semakin kecil .

Dari penjelasan tersebut, sudah seharusnya peranan seorang pemimpin dapat membangun Budaya Kerja di lingkungan perusahaan dan memastikan hal itu memiliki nilai-nilai yang positif. Begitupun peranan karyawan lainnya, Budaya Kerja akan mempengaruhi perilaku dan kebiasaan SDM itu sendiri, khususnya dalam menjalankan suatu perkerjaan dan mencapai tujuan perusahaan.

No Comments

Post a Comment

Your email address will not be published.