Enter your keyword

BALANCED SCORECARD

BALANCED SCORECARD

BALANCED SCORECARD

Apa itu Balance Scorcard?

Konsultan Balance ScorecardBalance scorcard atau yang biasa di singkat BSC merupakan sebuah kerangka atau metodologi kerja untuk menerapkan dan mengelola strategi. Balance Scorcard (BSC) bisa dijadikan alat ukur untuk manajemen kinerja organisasi, didalam Balance Scorcard mengaitkan antara visi dengan tujuan, tindakan, target, dan inisiatif strategis yang menyeimbangkan ukuran keuangan dengan ukuran kinerja dan tujuan yang terkait dengan semua bagian lain dari organisasi.

Pada awalnya Balance Scorcard merupakan metodologi yang dimulai dengan mengidentifikasikan hanya pada sebagian kecil finansial perusahaan. Balance Scorcard ini lebih dari pengukuran finansial, seperti metodologi yang dikenalkan oleh kaplan dan norton (2000), metodologi Balance Scorcard adalah “keseimbangan” untuk semua fungsi organisasi. Namun sampai saat ini yang menjadi masalah yaitu banyak perusahaan yang hanya fokus pada pertumbuhan dan peningkatan pendapatan yang menjadi tolak ukur keberhasilan suatu perusahaan. Balanced Scorecard dirancang untuk mengatasi kekurangan sistem pengukuran kinerja sebelumnya yang cenderung berfokus pada kinerja keuangan masa lalu dan tidak selalu mengidentifikasi bidang-bidang untuk perbaikan strategis.

Sependapat dengan kaplan dan norton, Balance Scorcard mulai meluas, sehingga juga dilakukan identifikasi pada faktor non finansial yang terkait dengan prioritas strategis dalam mencapai tujuan perusahaan. Kemudian melihat langkah-langkah yang dapat mengoptimalkan pencapaian tujuan, menetapkan target dan proyeksikan strategi yang efektif&efisian untuk menghindari proyek mahal yang tidak berpengaruh besar pada pencapaian tujuan perusahaan. Dalam menentukan proyek strategis ini perusahaan harus menentukan bagaimana tujuan dapat diukur dan identifikasi proyek untuk mendorong tujuan yang ingin dicapai perusahaan.

Untuk mengetahui pencapaian tujuan perusahaan harus memiliki acuan pengukuran Balance Scorcard karena didalam nya terdapat 4 perspektif yang menjadi point penting dalam bisnis:

1. Keuangan

Tujuan keuangan biasanya yang paling mudah untuk didefinisikan dan diukur tetapi tidak boleh diabaikan. Dalam menciptakan tujuan keuangan misalnya, Meningkatkan Keuntungan, perusahaan jarang sekali memberikan petunjuk tentang cara mencapai tujuan. Dengan menghubungkan tujuan dari tingkat yang lebih rendah, perusahaan harus mulai melihat dengan tepat di mana harus mendefinisikan proyek dan melakukan investasi yang tepat. Selain itu perspektif keuangan juga penting untuk investor melihat seberapa menarik perusahaan untuk dijadikan tempat untuk berinvestasi.

2. Pelanggan

Dalam perspektif pelanggan, perusahaan terlebih dahulu harus menentukan pasar dan target yang akan dijadikan sasarannya. Setelah itu baru perusahaan dapat menentukan alat ukur yang baik dalam mencapai target sesuai dengan sasaran perusahaan.

Perspektif ini berkaitan dengan tujuan dan tindakan langsung yang berhubungan dengan pelanggan, perusahaan harus fokus pada kepuasan pelanggan. Perusahaan harus mampu melihat dari sudut pandang pelanggan, kemudian juga memahami apa yang diingin kan pelanggan. Karena apa yang perusahaan anggap baik, belum tentu pelanggan menganggap nya baik juga. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan pelanggan, menambah pelanggan baru dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

3. Proses internal bisnis

Perspektif proses internal bisnis ini bertujuan untuk mengukur dan menentukan seberapa baik bisnis berjalan dan apakah produk atau layanan sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh pelanggan. Dengan kata lain, apa hal terbaik yang harus dilakukan? Kemudian beberapa item biaya terbesar yang dapat dikurangi dengan merampingkan proses internal bisnis , Ini juga area terbaik untuk fokus pada ide-ide baru dan kreatif.

Perspektif ini juga dapat memberikan nilai tambah pada perusahaan sehingga dapat mempertahankan dan menarik pelanggan nya pada segmen pasar yang dituju dan memuaskan para pemegang saham yang menjadi investor pada perusahaan.

4. Kapasitas organisasi

Perspektif ini bertujuan untuk mengukur mengenai seberapa baik kinerja karyawan, keterampilan, pelatihan, budaya perusahaan, kepemimpinan, dan pengetahuan karyawan. Perspektif kapasitas organisasi ini juga mencakup infrastruktur dan teknologi yang memadai untuk kelancaran kegiatan operasional perusahaan. Kapasitas Organisasi cenderung menjadi area di mana sebagian besar investasi dilakukan.

Tujuan Balance Scorcard

Tujuan penggunaan metode Balance Scorcard yaitu untuk menentukan tujuan strategis pada perusahaan. Dalam hal ini perusahaan harus mengubah strategi pasif menjadi strategi aktif, artinya strategi ini dapat memotivasi dan mendorong karyawan melakukan yang terbaik, karena Tujuan Strategis pada perusahaan dianggap sebagai DNA dari sistem BSC sehingga perusahaan harus menentukan tujuan strategis yang bermakna.

Tidak hanya itu metode Balance Scrorcard juga bertujuan agar  perusahaan mampu mengkomunikasikan tujuan strategis kepada karyawannya, kemudian menyusun job desc yang sesuai untuk mencapai strategis. Dan perusahaan harus mengukur dan mengontol perkembangan perusahaan menuju tujuan strategis.

Siapa yang menggunakan metode Balance Scorcard?

Mungkin kita bertanya-tanya metode Balance Scorcard baik digunakan untuk siapa saja? Ukuran perusahaan atau organisasi tidaklah menjadi pertimbangan, Karena perusahaan menengah hingga kecil pun banyak yang menggunakan metode ini. Yang menjadi tolak ukur penggunakan metode ini yaitu lama nya perusahaan atau organisasi berdiri, karena Balance Scorcard belum bisa diterapkan pada perusahaan pemula.

Langkah-langkah penerapan Balance Scorcard :

  1. Buat kartu skor awal menggunakan Microsoft exel/word/power point, kemudian sebarkan keseluruh karyawan
  2. Mempertahankan kartu skor, Sistem berbasis web yang mudah digunakan akan memungkinkan kartu cepat diluncurkan dan kartu skor berkelanjutan.
  3. Jadikan budaya dan koneksi perusahaan dengan menerjemahkan strategis ke dalam bahasa sehari-hari karyawan
  4. Beralih pada solusi perangkat lunak untuk memungkinkan semua karyawan disemua organisasi memahami dengan jelas.
  5. Gunakan aplikasi berbasis web, agar pengembangan dan penyebarannya dapat dilakukan melalui browser web.
  6. Untuk kemudahan pengguna dapat menggunakan perangkat lunak yang ada di desktop.
  7. Peta strategis, Setiap produk yang dipilih harus dapat membuat peta strategi dengan kemampuan menelusuri. Peta strategi sering kali dimulai sebagai kanvas kosong tempat Anda menambahkan gambar, bentuk, pengukur, grafik, teks, dan angka untuk membuat representasi visual dari data Anda. Namun begitu Anda membuat peta strategi, warna dan angka akan secara otomatis diperbarui berdasarkan data nyata di sistem Anda. Peta strategi juga dapat digunakan untuk melacak metrik utama, memvisualisasikan data geografis, dan memantau tren.

Penerapan Balance Scorcard dalam perusahaan atau organisasi akan membuat perusahaan menghasilkan tujuan strategis yang mencerminkan hubungan antara misi, tujuan strategis, target, inisiatif dan langkah-langkah untuk membantu dan menentukan keberhasilan jangka panjang perusahaan. Sehingga perusahaan harus memahami dan mengerti pengukuran apa yang sesuai dengan kinerja perusahaan.

No Comments

Post a Comment

Your email address will not be published.