Training Motivasi Berprestasi, Perlu Dimiliki SDM Perusahaan – Motivasi Berprestasi atau yang dikenal dengan simbol (n-ach), dalam bahasa Inggris dikenal dengan sebutan Need for Achievement. Teori ini dipopulerkan juga oleh David C McClelland, seorang psikolog yang berasal dari Amerika Serikat. Ia merupakan lulusan Sekolah Menengah Jacksonville di Illinois pada tahun 1933.

Menurut Mc Clelland (1987: 40) pengertian motivasi berprestasi didefinisikan sebagai usaha mencapai sukses atau berhasil dalam kompetisi dengan suatu ukuran keunggulan yang dapat berupa prestasi orang lain maupun prestasi sendiri.

Motivasi Berprestasi ini penting dimiliki oleh setiap Sumber Daya Manusia (SDM) dalam setiap perusahaan. Kondisi persaingan bisnis global menuntut setiap perusahaan untuk terus dapat bersaing dengan keunggulan dan prestasinya.

Mencapai tujuan dan visi perusahaan serta peningkatan dan pengembangan yang terus dilakukan, tentu setiap lapisan karyawan penting memahami perlunya motivasi berprestasi dalam bekerja.

McClelland (1978: 77) juga mengemukakan bahwa dalam sebuah Motivasi Berprestasi yang dimiliki oleh setiap SDM, ada 6 karakteristik yang harus dimiliki oleh setiap individunya, diantaranya:

  1. Perasaan yang kuat untuk mencapai tujuan, yakni adanya keinginan untuk menyelesaikan tugas dengan hasil yang sebaik mungkin;
  2. Bertangungjawab, memiliki sikap bertanggungjawab terhadap dirinya sendiri dan menentukan masa depannya, sehingga apa yang menjadi tujuan berhasil tercapai;
  3. Evaluatif, yaitu menggunakan umpan balik untuk menentukan tindakan yang lebih efektif guna mencapai prestasi, kegagalan yang dialami tidak membuatnya putus asa, melainkan sebagai pelajaran untuk berhasil;
  4. Berani mengambil resiko dan memikulnya, dalam arti tindakan-tindakannya sesuai dengan batas kemampuan yang dimilikinya;
  5. Kreatif dan inovatif, yaitu mampu mencari peluang-peluang dan menggunakan kesempatan untuk dapat menunjukkan potensinya;
  6. Menjadikan tantangan sebagai suatu sikap, yaitu senang akan kegiatan-kegiatan yang bersifat prestatif dan kompetitif.

Dalam Mc.Clelland’s Achievment Motivation Theory atau teori motivasi prestasi,  dikemukakan bahwa individu mempunyai cadangan energi potensial.

Bagaimana energi ini dilepaskan dan dikembangkan tergantung pada kekuatan atau dorongan motivasi individu dan situasi serta peluang yang tersedia.