Pengertian ISO 14001

ISO 14001 adalah standar internasional yang diterbitkan oleh ISO (Organisasi Internasional untuk Standardisasi) yang menetapkan persyaratan untuk sistem manajemen lingkungan.

Sistem manajemen lingkungan Iso 14001 ini sebagai bagian dari sistem manajemen yang digunakan untuk mengelola aspek lingkungan, memenuhi kewajiban kepatuhan, dan mengatasi risiko dan peluang.

ISO 14001 ini mengatur kontrol untuk kegiatan-kegiatan dalam proses bisnis perusahaan yang memiliki dampak terhadap lingkungan yang meliputi penggunaan sumber daya alam, penanganan dan pengolahan limbah dan konsumsi energi.

Kerangka kerja dalam standar ISO 14001 mengunakan pendekatan Plan-Do-Check-Act (PDCA) untuk perbaikan yang berkesinambungan.

Versi terbaru ISO 14001

Organisasi Internasional untuk Standardisasi ( ISO )  pada tahun 2015 silam mengeluarkan standard  revisi terbaru dari standar ISO 14001 yang sebelumnya dirilis pada tahun 2004 yaitu ISO 14001 versi 2015.

Standar ISO 14001:2015 memberikan kerangka kerja yang komprehensif dan sistematis dalam mengelola dampak lingkungan dari aktivitas operasional suatu organisasi.

Standar ini membantu organisasi untuk mengidentifikasi dan meminimalkan dampak negatif dari kegiatan operasional pada lingkungan, serta meningkatkan kinerja lingkungan secara keseluruhan.  

Standar ISO 14001 :2015 disetujui oleh mayoritas negara anggota sebelum dirilis dan diperbarui, dan dengan demikian telah menjadi standar yang diakui secara internasional yang diterima oleh mayoritas negara di seluruh dunia.

Seiring dengan citra publik yang baik, banyak perusahaan dapat menghemat biaya melalui penerapan sistem manajemen lingkungan.

Hal ini dapat dicapai melalui pengurangan insiden yang dapat menimbulkan biaya pertanggungjawaban, dapat memperoleh asuransi dengan biaya yang lebih masuk akal, dan menghemat bahan input dan energi melalui upaya pengurangan.

Peningkatan dalam pengendalian biaya ini merupakan manfaat yang tidak dapat diabaikan ketika membuat keputusan untuk menerapkan sistem manajemen lingkungan.

Beberapa perubahan signifikan dalam standar ISO 14001:2015 dibandingkan dengan versi sebelumnya (ISO 14001:2004) antara lain:

  1. Penekanan pada penerapan prinsip “siklus hidup produk” dalam mengelola dampak lingkungan dari produk atau jasa yang dihasilkan oleh organisasi.
  2. Peningkatan keterlibatan pihak-pihak terkait (stakeholders) dalam sistem manajemen lingkungan.
  3. Penekanan pada risiko dan peluang dalam pengelolaan dampak lingkungan, serta pengenalan persyaratan untuk mengevaluasi risiko lingkungan yang dapat mempengaruhi organisasi.
  4. Peningkatan kebutuhan untuk memastikan kesesuaian peraturan dan persyaratan lingkungan lainnya.
  5. Penambahan persyaratan untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja lingkungan secara berkelanjutan dan sistematis.

Dengan menerapkan standar ISO 14001:2015, organisasi dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam mengelola dampak lingkungan dari kegiatan operasional, memperkuat reputasi perusahaan, dan memenuhi persyaratan regulasi lingkungan.

Maksud dan Tujuan di terbitkannya ISO 14001 : 2015?

Tujuan dari sistem manajemen Lingkungan –  ISO 14001 : 2015 ini adalah untuk memberikan organisasi suatu kerangka kerja untuk melindungi lingkungan dan tanggap terhadap perubahan kondisi lingkungan dalam menyeimbangkan kebutuhan sosial- ekonomi.

Standar ISO 14001 : 2015 ini menentukan persyaratan yang memungkinkan suatu organisasi untuk mencapai hasil yang diharapkan yang telah organisasi tetapkan untuk sistem manajemen lingkungannya.

Pendekatan sistematis dalam pengelolaan lingkungan dapat memberikan manajemen puncak informasi untuk membangun kesuksesan dalam jangka panjang dan membuat pilihan untuk berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan dengan:

  1. Perlindungan lingkungan dengan pencegahan atau mitigasi dampak lingkungan yang merugikan;
  2. Mitigasi potensi pengaruh merugikan dari kondisi lingkungan di organisasi;
  3. Membantu organisasi dalam memenuhi kewajiban penaatan;
  4. Meningkatkan kinerja lingkungan;
  5. Mengendalikan atau mempengaruhi cara produk dan jasa organisasi didesain, diproduksi, didistribusikan, dikonsumsi, dan dibuang, dengan menggunakan perspektif daur-hidup yang dapat mencegah dampak lingkungan yang tidak dinginkan berpindah ke tempat lain dalam daur hidup;
  6. Memperoleh keuntungan finansial dan operasional yang dapat dihasilkan dari pelaksanaan alternatif ramah lingkungan yang memperkuat posisi pasar organisasi;
  7. Melaksanakan komunikasi informasi lingkungan kepada pihak berkepentingan.

Apa Manfaat penerapan ISO 14001 : 2015 ?

Menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan merupakan cara yang sistematis untuk sistem pengendalian dari proses bisnis perusahaan yang bisa berdampak pada lingkungan. Dengan menerapkan ISO 14001 maka banyak manfaat yang bisa diambil, diantarnya :

  1. Jaminan terhadap perlindungan lingkungan

  2. system tata kelola lingkungan yang lebih baik

  3. Meningkatkan citra dan image perusahaan serta meningkatkan hubungan yang lebih baik dengan masyarakat sekitar

  4. Kepercayaan dan kepuasan pelanggan

  5. Menekan resiko yang membahayakan lingkungan dan pekerja, dll

Langkah – langkah apa yang dilakukan untuk memulai menerapkan  sistem ISO 14001 : 2015?

Langkah awal yang harus dilakukan adalah mengevaluasi pengaruh proses bisnis perusahaan terhadap lingkungan kemudian identifikasi persyaratan – persyaratan hukum apa saja dalam manajemen lingkungan kemudian menentukan kebijakan lingkungan, aspek lingkungan, serta tujuan dan target lingkungan.

Selanjutnya, mengidentifikasi batas-batas sistem manajemen dan menyusun dokumen prosedur sesuai persyaratan ISO 14001 : 2015

Kunci Keberhasilan penerapan ISO 14001 : 2015

Keberhasilan penerapan ISO 14001 : 2015 – sistem manajemen lingkungan tergantung pada komitmen dari semua tingkatan dan fungsi organisasi, yang dipimpin oleh manajemen puncak.

Organisasi dapat memanfaatkan peluang untuk mencegah atau mitigasi dampak yang merugikan lingkungan dan meningkatkan dampak lingkungan yang menguntungkan, terutama organisasi dengan implikasi strategis dan kompetitif.

Manajemen puncak dapat secara efektif menangani risiko dan  peluang dengan mengintegrasikan manajemen lingkungan ( ISO 14001 : 2015 ) ke dalam proses bisnis, arahan strategis dan pengambilan keputusan organisasi, menyelaraskannya dengan prioritas bisnis lainnya, dan menggabungkan tata kelola lingkungan ke dalam sistem manajemen secara keseluruhan.

Keberhasilan penerapan ISO 14001 : 2015 – sistem manajemen lingkungan ini dapat digunakan untuk menjamin pihak berkepentingan bahwa sistem manajemen lingkungan yang efektif telah tersedia. Mengadopsi Standar ini, tidak serta merta akan menjamin hasil lingkungan yang optimal.

Penerapan Standar ini dapat berbeda dari satu organisasi dengan organisasi lainnya karena konteks organisasinya. Dua organisasi dapat melaksanakan kegiatan yang serupa, namun dapat memiliki perbedaan dalam kewajiban penaatan, komitmen dalam kebijakan lingkungan, teknologi lingkungan dan capaian kinerja lingkungan, namun keduanya dapat sesuai dengan persyaratan Standar ini.

Tingkat kerincian dan kompleksitas dari sistem manajemen lingkungan akan bervariasi tergantung pada konteks organisasi, lingkup sistem manajemen lingkungan, kewajiban penaatan, dan sifat kegiatan, produk dan jasa, termasuk aspek lingkungan dan dampak lingkungan terkait

Apakah sistem manajemen ISO 14001 bisa diintegrasikan dengan sistem ISO lainnya ?

Sangat bisa. Karna ISO 14001 adalah sistem manajemen yang dinamis, dimana dapat di integrasikan bersama system manajemen mutu ISO 9001, ISO 45001 dan dapat disesuaikan dengan perubahan organisasi dan industri, perubahan peraturan / perundangan yang berlaku maupun perubahan ilmu dan teknologi.

Klausul ISO 14001:2015

Struktur ISO 14001 terdiri dari 10 Klausul. Dimana Klausul 1 – 3 ( Ruang lingkup, Acuan Normatif dan Istilah dan difinisi ) sebagai pengantar sebagai pengantar dalam standard ISO 14001:2015 ini, dan 7 klausul selanjutnya  klausul 4-10 berisi persyaratan untuk sistem manajemen lingkungan.

Berikut 7  klausul utama dalam ISO 14001 : 2015:

Klausul 4: Konteks organisasi

Bagian ini berbicara tentang persyaratan untuk memahami organisasi Anda untuk menerapkan EMS. Ini mencakup persyaratan untuk mengidentifikasi masalah internal dan eksternal, mengidentifikasi pihak yang berkepentingan dan harapan mereka, menentukan ruang lingkup EMS dan mengidentifikasi proses yang diperlukan untuk EMS.

Klausul 5: Kepemimpinan

Persyaratan kepemimpinan mencakup kebutuhan manajemen puncak untuk berperan penting dalam pelaksanaan EMS. Manajemen puncak perlu menunjukkan komitmen terhadap EMS dengan memastikan komitmen lingkungan, mendefinisikan dan mengkomunikasikan kebijakan lingkungan dan menetapkan peran dan tanggung jawab di seluruh organisasi.

Klausul 6: Perencanaan

Manajemen puncak juga harus merencanakan fungsi SML yang sedang berlangsung. Risiko dan peluang EMS dalam organisasi perlu dinilai, dan tujuan lingkungan untuk perbaikan perlu diidentifikasi dan rencana dibuat untuk mencapai tujuan tersebut.

Selain itu, penting bagi organisasi untuk menilai semua cara di mana proses organisasi berinteraksi dan mempengaruhi lingkungan serta komitmen hukum dan lainnya yang diperlukan untuk organisasi.

Klausul 7: Dukungan

Bagian dukungan berkaitan dengan pengelolaan semua sumber daya untuk EMS, dan juga mencakup persyaratan seputar kompetensi, kesadaran, komunikasi, dan pengendalian informasi terdokumentasi (dokumen dan catatan yang diperlukan untuk proses Anda).

Klausul 8: Operasi

Persyaratan operasi menangani semua aspek pengendalian lingkungan yang diperlukan oleh proses organisasi, serta kebutuhan untuk mengidentifikasi potensi situasi darurat dan merencanakan respons sehingga Anda siap merespons jika terjadi keadaan darurat.

Klausul 9: Evaluasi kinerja

Bagian ini mencakup persyaratan yang diperlukan untuk memastikan bahwa organisasi dapat memantau apakah sistem manajemen lingkungan ISO 14001:2015 berfungsi dengan baik. Ini termasuk memantau dan mengukur proses Anda, menilai kepatuhan lingkungan, audit internal, dan tinjauan sistem manajemen Lingkungan yang berkelanjutan.

Klausul 10: Peningkatan

Bagian terakhir ini mencakup persyaratan yang diperlukan untuk menjadikan EMS Anda lebih baik dari waktu ke waktu. Ini termasuk kebutuhan untuk menilai ketidaksesuaian proses dan mengambil tindakan korektif untuk proses.

Klausul – klausul dalam Standard ISO 14001 : 2015  ini didasarkan pada siklus Plan-Do-Check-Act, yang menggunakan elemen-elemen ini untuk mengimplementasikan perubahan dalam proses organisasi untuk mendorong dan memelihara perbaikan dalam proses.

Butuh bantuan untuk penerapan dan sertifikasi ISO 14001 : 2015?

Silahkan hubungi kami, Kami Aryasentra Consulting siap membantu anda sepenuhnya dalam penerapan dan sertifikasi ISO 14001 : 2015 mulai dari persiapan awal, Pelatihan, Penyusunan dokumentasi, Implementasi, Audit sampai dengan sertifikasi ISo 14001:2015. Kami satu – satunya konsultan ISO yang MEMBERIKAN JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE yang tertuang dalam kontrak kerja.