Prinsip dasar SMK3 tentu bukan hal asing lagi di dunia kerja. Apalagi kesehatan dan keselamatan kerja ini sangat penting untuk menciptakan perlindungan serta keamanan para pekerja dari risiko kecelakaan dan bahaya.

Sebab kesehatan dan keselamatan kerja ini bukan cuma berkaitan dengan masalah fisik, namun juga terkait dengan mental, psikologis hingga emosional para pekerja. Nah, salah satu cara menjaga kesehatan dan keselamatan kerja ini bisa di lakukan dengan menerapkan SMK3. Apa sih yang di maksud dengan SMK3 ini?

SMK3 merupakan sistem perusahaan yang secara keseluruhan mengendalikan risiko yang berkaitan dengan area kerja. SMK3 ini bertujuan untuk meningkatkan efektifitas perlindungan kerja, mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja serta menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman, dan produktif.

5 Prinsip Dasar SMK3

Dalam menerapkan SMK3, ada beberapa prinsip dasar yang pastinya harus di terapkan. Prinsip dasar SMK3 ini terdiri dari 5 bagian yang sudah menjadi ketetapan dan kebijakan nasional, yaitu:

1. Penetapan Kebijakan K3

Pertama prinsip dasar SMK3 di lakukan dengan penyusunan kebijakan mengenai berbagai tinjauan awal dan kondisi terkait area pekerjaan. Ini bertujuan untuk mengambil dan menetapkan kebijakan untuk semua aspek penting dalam perusahaan.

Tinjauan ini bisa dengan mengidentifikasi apa saja bahaya yang ada, dan membandingkan penerapan K3 di perusahaan sejenis. Sesudah melakukan peninjauan, perusahaan juga perlu memperhatikan segala masukan yang di usulkan pekerja. Dengan tujuan supaya penyusunan ketetapan K3 ini sesuai dengan potensi risiko yang ada.

2. Perencanaan K3

Langkah selanjutnya dalam penerapan SMK3 ini adalah dengan melakukan perencanaan yang matang. Penyusunan rencana K3 juga harus melibatkan wakil pekerja, ahli K3, panitia pembina K3, serat pihak terkait lain dari perusahaan.

Rencana yang di buat setidaknya perlu memuat penjelasan tentang tujuan dan saran, skala prioritas, upaya pengendalian bahaya, waktu pelaksanaan dan sistem pertanggungjawaban. Dalam penyusunan rencana sistem K3 didasari oleh 4 hal penting, yaitu:

  • Menilai kondisi K3 di lingkungan kerja
  • Identifikasi berbagai potensi bahaya dan melakukan pengendalian risiko
  • Mempertimbangkan sumber daya yang di miliki oleh perusahaan
  • Menyesuaikan peraturan yang sesuai

3. Pelaksanaan Rencana K3

Ketika melakukan pelaksanaan SMK3, sebuah perusahaan di tuntut untuk menjalankan segala sesuatunya sesuai dengan rencana yang telah di buat sebelumnya. Hal ini juga harus di sertakan dengan penyediaan sumber daya manusia yang sesuai dan mampu di bidangnya. Perusahaan juga harus menyediakan fasilitas yang memadai untuk mendukung kinerja perusahaan itu sendiri.

4. Pemantauan dan Evaluasi Kinerja K3

Setelah berhasil menerapkan K3, perusahaan juga masih harus melakukan pemantauan serta evaluasi kinerja K3. Ini bisa di lakukan dengan melakukan pemeriksaan, pengujian dan audit internal SMK3 secara berkala. Pemantauan dan evaluasi ini terdiri dari 2 tahapan, dengan tahapan pertamanya berupa pemeriksaan, pengukuran dan pengujian.

Sedangkan audit internal di lakukan di tahapan kedua. Audit internal yang di maksud adalah meninjau pelaksana sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja dengan tujuan untuk memajukan performa perusahaan dan mencapai sasaran tujuan K3.

5. Peninjauan dan Peningkatan Kinerja SMK3

Jika evaluasi sudah di lakukan, maka perusahaan juga perlu melakukan peninjauan dan juga peningkatan kinerja SMK3. Lalu nantinya hasil dari peninjauan ini akan di pakai untuk melakukan perbaikan sistem kinerja SMK3.

Perbaikan ini di lakukan jika terjadi perubahan aturan atau adanya undang-undang yang baru. Saat ada tuntutan dari pihak terkait dan pasar, perubahan struktur organisasi dalam perusahaan, atau sat ada perubahan produk dan kegiatan di perusahaan perbaikan ini juga perlu di lakukan.

Masukan para pekerja, adanya teknologi baru, dan hasil kajian kecelakaan juga bisa mendorong adanya perbaikan. Ini di lakukan untuk memastikan bahwa pelaksanaan K3 berjalan dengan efektif dan efisien.

Contoh Penerapan Prinsip Dasar SMK3

Sebuah pabrik menerapkan kebijakan SMK3 dengan membuat aturan bahwa semua pekerja harus memakai helm dan sepatu keselamatan saat berada di area pabrik. Nah, sebelum itu pabrik tersebut perlu melakukan perencanaan terkait tujuan, waktu pemakaian helm dan sepatu keselamatan hingga kompensasi jika hal yang tak di inginkan terjadi.

Kemudian pabrik itu juga perlu melakukan penilaian awal tentang kondisi lingkungan serta melakukan pelatihan tentang cara kerja yang aman. Setelah semua rencana selesai di buat pelaksanaan kebijakan bisa di lakukan, dan pabrik harus menyediakan fasilitas yang di perlukan untuk menerapkan SMK3 ini.

Mereka juga harus rutin memeriksa peralatan yang di pakai. Juga melakukan pemantauan serta mengevaluasi pelaksanaan kebijakan untuk memastikan semuanya berjalan sesuai rencana awal.

Manfaat Penerapan SMK3 Bagi Perusahaan

Menerapkan prinsip dasar SMK3 ini tentu punya manfaat tersendiri baik itu bagi perusahaan dan para pekerja. Berikut adalah beberapa di antaranya:

Meningkatkan Produktivitas Kerja

Prinsip SMK3 ini akan meningkatkan kualitas pekerja dan menciptakan lingkungan kerja yang positif dan mendukung pengembangan profesional karyawan.

Mengurangi Angka Kecelakaan Kerja dan Penyakit Akibat Kerja

Tujuan lain dari penerapan SMK3 adalah untuk melindungi pekerja dari semua bentuk kecelakaan dan penyakit di area kerja. Sebab pekerja merupakan asset perusahaan yang paling penting.

Jadi dengan menerapkan SMK3 angka kecelakaan di area kerja bisa di kurangi atau di tiadakan sama sekali. Tentunya ini akan sangat menguntungkan bagi perusahaan, karena pekerja yang merasa aman dari ancaman kecelakaan kerja akan bekerja lebih semangat dan produktif.

Meminimalisir Biaya Kompensasi Pekerja

Selain itu penerapan SMK3 juga membantu perusahaan dalam mematuhi regulasi keselamatan dan kesehatan kerja yang berlaku, menghindari denda dan sanksi yang mungkin di berlaku.

Menjaga Citra Perusahaan yang Baik

Perusahaan yang menerapkan prinsip dasar SMK3 akan cenderung punya reputasi yang baik dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja. Sehingga ini akan membantu menjaga hubungan baik dengan karyawan, mitra bisnis, hingga masyarakat umum.

Penerapan prinsip dasar SMK3 sangat penting buat di lakukan sebuah perusahaan guna menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat dan produktif. Sebab jika semua prinsip SMK3 sudah di penuhi, para pekerja akan merasa lebih aman dan nyaman.

Sehingga produktivitas mereka juga akan meningkat dan ini akan berdampak positif bagi perusahaan. Bagaimana? Mau menerapkan prinsip dasar SMK3 di perusahaan? Yuk, konsultasi bersama ahli K3 dari Aryasentraconsulting untuk penerapan SMK3 yang lebih efektif! Ikuti training sesuai kebutuhan Anda bersama kami sekarang juga.