Enter your keyword

ISO 50001 – Energy Management

ISO 50001 – Energy Management

ISO 50001
Sistem Manajemen Energi

Pesatnya perkembangan pada sektor industri sangat mempengaruhi terhadap peningkatan pengunaan energi, Jika pengunaan energi khususnya di sektor industri tidak terkelola dengan baik tentu ini akan menjadi masalah, itulah sebabnya pemerintah selalu mengkampanyekan penghematan energi diberbagai sektor. Sebagai bentuk komitmen dan keseriusan pemerintah dalam sistem manajemen energi di Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengeluarkan peraturan Menteri ESDM NO. 14/2012 tentang manajemen enegi. Dalam Permen ini menetapkan semua sektor industri yang penggunaan energinya lebih dari 6000 TOE (ton oil equivalent) WAJIB menerapkan sistem manajemen energi sedangkan bagi industri dengan penggunaan energi kurang dari 6000 TOE ( (ton oil equivalent) agar menerapkan system manajemen energi atau melakukan penghematan energi. Sistem manajemen energi merupakan salah satu alternatif tepat yang bisa digunakan oleh para pelaku bisnis untuk meningkatkan keuntungan ditengah kondisi ekonomi yang tidak menentu dengan pengelolaan biaya – biaya yang terkait dengan pengunaan energi.

Konsumsi energi dalam dunia industri di negara-negara maju dan berkembang seperti di Indonesia ini banyak menjadi sorotan dan perhatian dunia karna tingkat konsumsi energi industrinya sangat tinggi dimana jika ini tidak segera dilakukan langkah nyata dalam pemakaian energi tentu akan menimbulkan krisis energi, itu sebabnya pada tahun 2011 The International Organization for Standardization (ISO) sebagai organisasi standard internasional mengeluarkan standard baru untuk manajemen system ( Energy Management. ) yaitu ISO 50001. Sistem ISO 50001 menggunakan model Sistem Manajemen dengan pendekatan siklus Plan, do, check, action ( PDCA ) untuk perbaikan yang berkelanjutan. Sistem ISO 50001 ini berisi tentang ketentuan dan syarat-syarat untuk membangun, menerapkan, merawat dan meningkatkan sebuah sistem manajemen energi, yang bertujuan untuk memberikan jalan bagi sebuah organisasi untuk mengikuti pendekatan sistematik dalam mencapai peningkatan berkelanjutan dari performa energi, termasuk efisiensi energi, keamanan energi, penggunaan dan konsumsi energi. Dengan pendekatan PDCA penerapan ISO 50001 dalam organisasi / perusahaan dapat dengan mudah di integrasikan dengan standar manajemen ISO lain seperti sistem manajemen ISO 9001 ( manajemen mutu ) dan sistem manajemen lingkungan ISO 14001.

Dalam penerapannya ISO 50001 sangat membutuhkan komitmen yang baik dari semua tingkatan dan fungsi organisasi, terutama manajemen puncak. Komitment itu terkait dengan continual improvement, penyediaan informasi dan sumber daya yang diperlukan, komitmen dalam mematuhi persyaratan legal dan persyaratan lain yang berhubungan dengan penggunaan energi, komitmen dalam pengadaan produk dan layanan hemat energi serta komitmen dalam mendukung praktik design yang berbasis hemat energi pada project baru. Guna mendukung terimplementasinya sistem ISO 50001 dengan baik maka manajemen harus menunjuk perwakilan manajamen sebagai koordinator atau dalam bahasa ISO dinamakan management representative ( MR ) yang memiliki tugas dan tanggung jawab dalam controling dan monitoring implementasi ISO 50001 di perusahaan / organisasi.

No Comments

Post a Comment

Your email address will not be published.