Pengertian Sistem 5 S – Konsultan 5S

0
16

Tentang 5S ( Seiri  – Seiton  Seiso Seiketsu Shitsuke )

Pengertian dan Definisi 5 S

5S merupakan sebuah metode penataan dan pemeliharaan pada wilayah kerja secara intensif yang bisa digunakan oleh manajemen dalam usaha memelihara ketertiban, efisiensi, dan disiplin di lokasi kerja sekaligus meningkatan kinerja perusahaan secara menyeluruh. Pertama kali ide mengenai 5S ini digagas oleh Hiroyuki Hirano dari jepang, dan dalam Bahasa Indonesia 5S ini dikenal juga dengan istilah 5R untuk Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin. Definisi yang luas dari 5S adalah memanfaatkan tempat kerja (yang mencakup peralatan, dokumen, bangunan dan ruang) untuk melatih kebiasaan para pekerja dalam usaha meningkatkan disiplin kerja yang dimulai dengan S1-Ringkas-Pemilahan (Seiri), S2-Rapi-Penataan (Seiton), S3-Resik-Pembersihan (Seiso), S4-Rawat-Pemantapan (Seiketsu).  S1, S2 dan S3 dimulai pada saat bersamaan yang sesuai dengan prosedur standard yang ditetapkan pada S4. Apabila karyawan telah memenuhi seluruh kegiatan tersebut di atas, maka ia telah memperoleh status S5-Rajin-Disiplin (Shitsuke) atau telah ikut serta sepenuhnya dalam pengembangan kebiasaan-kebiasaan kerja yang baik sesuai aturan yang ditetapkan.

Singkatan 5 S :

Seiri   ( S1 )      :

 Membuang barang yang tidak diperlukan, Mengklasifikasi barang  sesuai  kepentingannya

Seiton  ( S2 )      :

Mengatur tempat untuk meletakkan alat / barang penting  agar mudah ditemukan   dan digunakan.

Seiso  ( S3 )         :

Memastikan area kerja bersih dari debu, benda  asing, kontaminasi, dll.

 “Membersihkan berarti memeriksa”.

Seiketsu ( S4 )    :

Memelihara dan memperbaiki kegiatan 3S Seiri, Seiton dan Seiso.

“Semua orang memperoleh informasi yang dibutuhkannya di tempat kerja, tepat   waktu”

Shitsuke  ( S5 )      :

Memastikan karyawan terbiasa dengan perilaku disiplin

 

Titik Perbaikan 5S :

a)     Memastikan proses pemeliharaan Seiri –  Seiton – Seiso dipatuhi oleh setiap  orang sesuai tingkat kepentingannya.

b)             Mengimplementasikan 5S pada seluruh level yang terkait.

c)             5S  à dasar untuk menemukan masalah atau kehilangan.

d)             Memastikan bahwa penerapan 5S  diikuti dengan tindakan perbaikan

Tujuan 5 S :

a)        Mewujudkan tempat kerja yang bersih dan nyaman.

b)         Melatih moral karyawan à mampu mengelola kondisi tempat kerja secara mandiri dan bertanggung jawab.

c)          Mengurangi tingkat kecelakaan kerja.

d)         Meningkatkan mutu hasil kerja.

e)          Mengurangi “muda / waste”

Untuk konsultasi 5S silahkan hubungi marketing kami di 021-2930 5166, HP. 0812 9311 1959